1. Paru-paru merupakan organ tubuh manusia yang berfungsi sebagai…
2. Paru-paru kanan terlihat lebih besar dari pada paru-paru kiri karena…
3. Pertukaran gas pernafasan terjadi pada…
4. Pada saat terbang pernapasan burung dibantu oleh…
5. Cacing (vermes) bernapas melalui…
6. Zat pewarna alami pada nasi kuning menggunakan…
7. Bahan pengawet berbahaya pada mie dan bakso adalah…
8. Pencernaan pertama kali terjadi di dalam…
9. Kuman penyakit yang masuk bersama makanan akan dibinasakan getah lambung, yaitu…
10. Fungsi usus besar pada pencernaan makanan adalah…
Contents
- Cara Merawat Flash Disk
- Tak Ada yang Abadi
- Ular Berbisa
- Terlanjur Cinta
- Diam Tanpa Kata
- Selamat Pagi
- Gelora Asmara
- Paradise City
- Golden Words
- Kegiatan Ku Hari Ini
- Profil Saya
- My Favorite Artis
- Cara Merawat Flashdisk
- Menjadi Seorang Gemuk Bangsa
- A T S L
- December
- November
- Ragunan Zoo
- Pemandanganku...
- Gambar III
- Gambar II
- Gambar
- Naruto Coy
- Microsoft-Word
- Valentine
Vidio Lucu Coy
My Friends
About Me
- Muhammad Faiz Pratama (X-L/TKR.B)
- My Name is Muhammad Faiz Pratam. You can call me Faiz. I like try something new.
Agustus 19, 2010
Soal Sains kelas 5 SD
Diposting oleh
Muhammad Faiz Pratama (X-L/TKR.B)
di
05.57
0
komentar
Agustus 16, 2010
Soal Fisika
Diposting oleh
Muhammad Faiz Pratama (X-L/TKR.B)
di
06.38
0
komentar
Agustus 05, 2010
Ramadhan
Puasa adalah menahan. secaara artian adalah menahan keinginan hawa nafsu(atau jasad/diri).namun justru malah menjalankan keinginan keinginan Allah lah yang terkandung di dalam AlQuran. sehingga lebih optimal lagi dalam menjalankan ibadah yang Allah inginkan.
perintah puasa lebih menekankan kedalam aktifitas sendi kehidupan. dimana mampunya kita untuk menahan hawa nafsu kita (bahkan hingga makan dan minum pun kita tahan) kemudian menjalankan keinginan Allah sepenuhnya. sehingga meraih Taqwa
perintah pusa jatuh pada madinah. dimana dikondisi ummat islam saat itu baru saja hijrah dari mekkah setelah di tekan dari berbagai sisi kehidupan.. namun di sinilah terlihat sifat kesabaran(tidak lemah, tidak lesu, pantang mundur) dari semangat ummat islam untuk bangkit menyebarkan ayat-ayat Allah.ke seluruh wilayah..
Puisi Ramadhan:Tak terasa hari masih menjelang
Dan menyisakan semangat juang
Tuk melewati masa panjang
Yang bersemayam tak
Ramadhan telah datang
Menghantarkan pesona gemilang
Meraih selongsong harapan
Laksana gemerlapnya bintang-bintang
Marhaban Ya Ramadhan
Telah sampaikan pada sucinya bulan
Dimana segala amal dilipat gandakan
Lagu ramadhan by, Ungu :
Menjalani hitam putih itu membuatku mengerti
Arti hadir-Mu dalam setiap langkah-langkahku berarti
Melewati setiap detik waktuku bersama takdirmu
Membuatku mengerti hanyalah pada-Mu ku kembali
Ku bersujud kepada-Mu memohon ampunan-Mu
Adakah jalan untukku tuk kembali pada-Mu
Akulah para pencari-Mu ya Allah
Akulah yang merindukan-Mu ya rabbi
Tunjukkan ku jalan yang lurus
Tempat kutambatkan langkahku
Akulah para pencari-Mu
Akulah yang merindukan-Mu ya rabbi
Hanya di jalan-Mu ya Allah
Tempatku pasrahkan hidupku
Ku bersujud kepada-Mu memohon ampunan-Mu
Adakah jalan untukku tuk kembali pada-Mu
Akulah para pencari-Mu ya Allah
Akulah yang merindukan-Mu ya rabbi
Tunjukkan ku jalan yang lurus
Tempat kutambatkan langkahku
Akulah para pencari-Mu
Akulah yang merindukan-Mu ya rabbi
Hanya di jalan-Mu ya Allah
Tempatku pasrahkan hidupku.
Diposting oleh
Muhammad Faiz Pratama (X-L/TKR.B)
di
05.36
0
komentar
Juli 29, 2010
HAKIM YANG BIJAKSANA DAN BERETIKA
Profesi adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan dan memiliki serta memenuhi sedikitnya 5 (lima) persyaratan yaitu: landasan intelektualitas, standar kualifikasi, pengabdian pada masyarakat, penghargaan masyarakat, dan memiliki organisasi profesi.
Profesi hukum di Indonesia meliputi semua fungsionaris utama hukum seperti hakim, jaksa, polisi, advokat/pengacara, notaris, konsultan hukum dan ahli hukum di perusahaan. Hakim, dimana dan kapan saja diikat oleh aturan etik; aturan profesional yang di buat dan ditegakan sendiri, disamping aturan hukum. Para hakim di Indonesia khususyan dan profesi hukum pada umumnya memegan teguh dan mengamalkan kode kehormatan mereka demi terwujudnya cita-cita bangsa ini di bidang hukum
Etika profesi hikum di Indonesia terkati dengan apa yang disebut dengan intregated criminal justice system, yaitu peradilan pidana secara terpadu yang melibatkan penyidik (polisi dan jaksa), penuntut umum (jaksa) dna hakim. Sehingga mucul anggapan bahwa Pengacara/advokat yang dalam praktek peradilan mempunya peranan penting seakan berada diluar sistem dimaksud.
Anggapan tersebut terasa sangat janggal bila kita melihat ralita kehidupan dunia praktis hukum di Indonesia. Oleh karena itu penulis sependapat dengan Darji Darmodiharjo dan Sidharta yang memaparkan bahwa profesi hukum di Indonesia harus diartikan secara luas meliputi semua fungsionaris utam hukum seperti hakim, jaksa, polisi, advokat/pengacara, notaris, konsultan hukum dan ahli hikum di perusahaan.
Semua profesi hukum di atas terikat dalam suatu aturan baik itu aturan normatif yang bersumber dari hukum positif yang berlaku maupun kaidah - kaidah etika yang terutang dalam kode etik profesi dan ditegakan oleh suatu badan kehormatan profesi yang di bentuk dari dan oleh anggota profesi itu masing-masing.
Etika Profesi Hakim
Sebagaimana dipaparkan sebelumnya, suatu kelompok profesi selain diatur oleh aturan etik/kode etiknya masing-masing, juga diatur oleh aturan hukum. Menurut Pasal 1 Undang Undang No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), hakim adalah pejabar peradilan Negara yan g di beri wewenang oleh undang-undang untuk mengadili. Kemudian kata"mengadili" sebagai rangkaian tindakan hakim untuk menerima, memeriksa, dna memutus perkara berdasarkan asas bebas, jujur, dan tidak memihak dalam sidang suatu perkara dgn menjunjung tinggi3 (tiga) asas peradilan yaitu sederhana, cepat dan biaya ringan. Hakim di Indonesia berada di Mahkmah Agung dan empat badan peradilan di bawah Mahkamah Agung yang terdiri dari badan peradilan umum, peradilan agama, peradilan tata usaha negara, dan peradilan militer dengan keuasaan mengadili bersifat absolut yang dimiliki oleh masing-masing badan peradilan tersebut dan diatur dalam undang - undang sebagai payung hukum masing-masing badan peradilan tersebut.
Sejatinya, hakim di Indonesia bertindak sebagai penafsir utama norma hukun yang masih bersifat abstrak generalis ke dalam peristiwa konkret yang terjadi. Perofesi Hakim adalah profesi dengan perkerjaan kemanusiaan yang tidak bleh jatuh ke dalam dehumnanizing yang bersifat logic mechanical hingga dapat terprosok pada jurang alienasi hukum dari manusia dan kamnusiaan itu sendiri. Hakim bertanggung jawab untuk mengembalikan hukum kepada pemilik hukum itu yaitu manusia. Hukum untuk manusia sebagai alat unutk mewujudkan kesejahteraan manusia, bukan hukum untuk hukum itu sendiri.
Dalam ranah etika, kode etik hakim yang dimaksudkan untuk memelihara, menegakan dan mempertahankan disiplin profesi. Ada beberapa unsur disiplin uyang diatur, dipelihara, dan ditegakan atas dasar kode itik adalah sebagai berikut:
1. Menjaga, memelihara agar tidak terjadi tindakan atau kelalaian profesional.
2. Menjaga dan memelihara integritas profesi.
3. Menjaga dan memelihara disiplin, yang terdiri dari beberapa unsur yaitu:
a. Taat pada ketentuan atau aturan hukum.
b. Konsisten.
c. Selalu bertindak sebagai manajer yang baik dalam mengelola perkara, mulai dari pemeriksaan berkas sampai pembacaan putusan.
d. Loyalitas.
Lebih jauh dalam kode etik hakim atau biasa juga disebut dengan Kode Kehormatan Hakim di sebutkan, bahwa hakim mempunyai 5 (lima) sifat, baik di dalam maupun di luar kedinasan. Adapun yang dimaksud dengan dalam kedinasan meliputi sifat hakim dalam persidangan, terhadap sesama rekan, bawahan, atasan, sikap pimpinan terhadap sesema rekan hakim, dan sikap terhadap instansi lain. Di luar kedinasan mencakup sikap hakim sebagai pribadi, dalam rumah tangga, dan dalam masyarakat.
Adapun lima perlambang sifat hakim tersebut tercakup di dalam logo hakim sebagai berikut:
1. Sifat Kartika (bintang) melambangkan ketakwaan hakim pada Tuhan Yang Maha Esa dengan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang beradap.
2. Sifat Cakra (senjata ampuh penegak keadilan) melambangkan sifat adil, baik di dalam mapupun di luar kedinasan. Dalam kedinasan, hakim bersikap adil, tidak berprasangka atau memihak, bersungguh-sungguh mercari kebeneran dah keadilan, memutuskan berdasarkan keyakinan hati nurani, dan sanggup mempertanggung jawabkan kepada Tuhan. Di luar kedinasan hakim bersifat saling menghargai, tertib dan lugas, berpandangan luas dan mencari saling pengertian.
3. Candra (bulan) melambangkan kebijaksanaan dan kewibawaan. Dalam kedinasan, hakim harus memiliki kepribadian, bijaksana, berilmu, sabar, tegas, disiplin, dan penuh pengabdian pada profesinya. Di luar kedinasan, hakim harus dapat dipercaya, penuh rasa tanggung jawab, menimbulakan rasa hormat, anggun, dan berwibawa.
4. Sari (bunga yang harum) menggambarkan hakim yang berbudi luhur dan berperilaku tanpa cela. Dalam kedinasannya ia selalu tawakal, sopan, bermotivasi meningkatkan pengabdiannya, ingin maju, dan bertenggang rasa. Di luar kedinasannya, ia selalu berhati-hati, sopan dan susila, menyenangkan dalam pergaulan, bertenggan rasa, dan berusaha menjadi teladan bagi masyarakat sekitarnya.
5. Tirta (air) melukiskan sifat hakim yang penuh kejujuran ( bersih), berdiri di atas semua kepentingan, bebas dari pengaruh siapapun, tanpa pamrih, dan tabah. Sedangkan di luar kedinasan, ia tidak boleh menyalahgunakan kepercayaan dan kedudukannya, tidak berjiwa aji mumpung dan senantiasa waspada.
Diposting oleh
Muhammad Faiz Pratama (X-L/TKR.B)
di
05.25
0
komentar
Mei 27, 2010
Lomba Mading

ONE DAY LATER
One day later
My body will die
But in the distich of this poem
I wouldn't acquiesce you alone
One day later
My voice wouldn't be heard again
Yet among rows of this poem
I will steadfast investigate you
One day later
My vision will be unrecognized again
Yet, in teh letter cracks of this poem
I'll look for you forever
THE RAIN IN JUNE
Nobody resolute
Rather than the rain in June
Its yearning-drizzle is hidden
To the tree which has bloom
Nobody wise
Rather than the rain in June
His footprints is erased
Which hesistant in the way
Nobody skillful
Rather than the rain in June
The unspoken thing is ignored
Absorbed by the root of the flower tree
First Kiss
The time is perfect.
The Mood is set.
Two souls locked in a joyous embrace
Standing there
Alone
Both members urning for one moment
When worlds collide.
When feelings are known.
When everything is the way it should be
Minuets pass
Small talk fore-shadows
The moment is near
Lean forward
Pull back
It's not right
Or is it?
There's only one way to know.
Then, silence.
Then it hits like a wrecking ball.
Her soft lips press gently against yours
This is it, poetry in motion
For one moment it was all sublime.
Shock, wonder, amazement.
The First Kiss
It was u
When I see the sky
I see a name on it fly
I realize that I can't deny
I'm always alone when I cry
As I want to walk away
God reminds me to pray
I've to wait till the day
That I'll be alone on my way
Im trying to find that one
Things that I always want
Around the world I wouldnt care
What is right is always rare
Is this the feeling?
Is this the right time?
I could not even think
I knew this moment would come
My heart is beating
I feel the earth is trembling
For once I saw the most beautiful thing
My eyes could not even blink
Do you care if i give u a clue?
Would u believe it, if it is true?
Coz I dont want u to catch a flu
when I say that, it was... you
Shinning Over You
No matter what,
I'm always here
Now and then
Awake through all the moons
I've now begun to hear
The unheard, unrelenting silence in may ears
Please let me tell you ..
The grass is tall enough for you to sleep on
Feel within it's comfort, like you're in safe arms
Hear the breeze's calming lullaby
Listen to the wisdom of the sky
And the gentle whispers of mother earth
These feuding feelings no longer contained
Left, a burning
Right, a yearning
No matter how far away your heart is,
I'll be glad to reveal the truth
For the truth and our perseverance in friendship,
Are shining over you
When there is nothing but doubt between you and I
We can never find the perfect answer
But in a reality filled with incosistencies
Any of us could break the loud silence
I can speak of the truth about my feelings
But sometimes even the most lucid cannot reveal
If you illmuinate me with a different lighting
There wiil be several visages of me intertwined
For a heart has many faces,
and a human has many emotions
So how can one describe a tragic parody?
Or a paradox in ouroboros?
Only this awkward skin can be felt
Touchable, but so much a fruitless affair
No sayonara for now
Between the drifting present and the coming eternity
Just aw you are,
A silent melancholy in a fictitious mind
Whatever you eyes communicate,
You are always in safe hands
Diposting oleh
Muhammad Faiz Pratama (X-L/TKR.B)
di
05.24
0
komentar
April 15, 2010
Sejarah Tanjung Priok
Makam Mbah Priok adalah potongan histori Jakarta. Dalam perkembangan zaman, di sekitar makam berdiri aneka bangunan, termasuk bangunan tanpa izin.
Lantas siapa Mbah Priok? Mbah Priok terkait erat dengan sejarah kota Jakarta dan perkembangan Islam di Jawa. Nama daerah Tanjung Priok yang kita kenal sekarang ini, lahir dari kisah hidup Mbah Priok.
Mbah Priok adalah nama lain dari Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad. Habib Hasan adalah penyebar Islam di Jakarta Utara pada abad ke-18. Ulama ini meninggal pada tahun 1756 karena kapalnya terkena badai di laut utara Jakarta.
Saat Habib Hasan dimakamkan, batu nisannya adalah dayung patah dan periuk nasi milik Habib Hasan. Di makam itu juga ditanam Bunga Tanjung. Kemudian, dari makam ini lahirlah nama Tanjung Priok yang merujuk pada bunga Tanjung dan periuk nasi di makam ulama ini.
Dahulu, makam asli Mbah Priok ada di kawasan Pondok Dayung. Makam ini lalu dipindahkan ke lokasi yang ada sekarang. Seiring waktu berjalan, kawasan di sekitar makam Mbah Priok, tumbuh menjadi kawasan pelabuhan terpadu Tanjung Priok.
Hingga saat ini, makam Mbah Priok menjadi salah satu tempat ziarah di Jakarta. Para peziarah datang dari berbagai wilayah di Indonesia.
Makam ulama ini, kini berada di dekat Terminal Peti Kemas (TPK) Koja, Jakarta Utara. Selain makam, ada juga beberapa perumahan milik warga. Karena wilayah ini dekat dengan pelabuhan, mulailah timbul perselisihan dengan warga dan ahli waris makam dengan pengelola pelabuhan.
“Wajar jika umat mempertahankan tempat, karena ini merupakan syiar Islam dan tempat sejarah.
Diposting oleh
Muhammad Faiz Pratama (X-L/TKR.B)
di
05.46
0
komentar
Desember 10, 2009
Family Activities
Emily: Welcome home, Dad.
Dad: Oh, Emily. How are you today?
Emily: Fine
Dad: Good. And how was school today?
Emily: Really fun.
Dad: Good. And what did you do?
Emily: We made things
Dad: And what types of things did you make?
Emily: We made books.
Dad: You made books! Okay. And what else?
Emily: We . . . we made paper kangaroos.
Dad: You made paper kangaroos? Okay, and what did you need to make your paper kangaroos? What kind of supplies did you need?
Emily: We used crayoons, papers, glue, and we had to follow directions.
Dad: Oh, Okay. Well good. And what did you do after school?
Emily: We went home, played games.
Dad: And di . . . Mom said you went to the junior high school.
Emily: I rode my bike in the tennis court.
Dad: Did you go by yourself?
Emily: I went with the whole family, and we went with Nathan, Sara, Racheal.
Dad: You went with you cousins.
Emily: And my mom
Dad: Well, that's great. Well, let's get ready for dinner.
Emily: Okay.
Diposting oleh
Muhammad Faiz Pratama (X-L/TKR.B)
di
04.54
0
komentar